• Jumat, 17 April 2020
  • Kaur Perencanaan Desa Leksana
  • Umum
  • di baca : 18 kali

PIZZA AFRICANO

Oleh Sagiyo Arsadiwirya

 

Suatu pagi saya dan istri bangun kesiangan-- ini bukan peristiwa kali pertama. Saya tengok: ricecooker sudah dicolok semalam. Nasi putih aman. Tetapi sayur dan lauk kosong.

.

Bahkan remah ikan asin atau sayur "yesterday" (baca: sayur nget-ngetan) di meja makan pun tidak tersisa. Hadewh, waktu sarapan pasti ambyarr!

.

Oh, saya ingat. Semalam masih ada mie goreng --yang setengah mangkuk-- belum habis. Ide "the Power of Kepepet" pun melintas. Cling! Saya bergegas mengaduknya dengan telor. Saya bermaksud membikin menu Pizza Italiano.

.

Aselinya: pizza adalah hidangan gurih dari Italia. Sejenis roti bundar nan pipih yang dipanggang di oven. Biasa permukaan kuningnya dilumuri saus tomat serta keju mozzarella.

.

Kembali ke persiapan sarapan yang berkejaran dengan persiapan berangkat kerja. Begitu adukan mie-telor dituang ke teflon, saya berganti persiapan lain: menggosok sepatu.

.

Saya kira ada aroma semir yang menyengat. Tidak ingat sesungguhnya saya sedang bikin piza. Namun kelamaan, overcoocked. Piza pun tidak lagi berwarna kuning, seperti mie yang terbungkus telur dadar, tapi jadi agak gelap setengah gosong. Oh My God.

.

Anak saya tanya: Ayah, itu bikin Pizza? Koq warnanya beda tidak seperti di tipi?  Kujawab datar: Iya pizza. Ayah bikin dengan resep baru, namanya : Pizza Africano!

.

Saya berharap semua akan aman saja dengan merk baru yang saya bikin. Dan ternyata semua lancar. Tidak ada pertanyaan ketiga. Pizza ludes. Saya masih senyam-senyum sepanjang perjalanan indah nan meliuk ke Kecamatan Karangkobar.

.

Mungkin merk terkenal suatu brand tertentu yang ada di dunia ini pernah ada yang bermula dari kesalahan kecil, namun sukses di pasaran. Dalam rumah tangga atau pun kerja --saya pikir-- sejauh untuk hal-hal yang baik, kita tidak boleh takut mencoba. Tidak ada hal yang salah sepenuhnya.

.

Tidak ada kata gagal. Karena sukses itu bisa dibikin dari seonggok pizza gosong yang kita kasih nama baru: Pizza Africano!